Tinggalkan komentar

MENGENAL PERBEDAAN INDIVIDU


Setiap generasi memiliki nilai-nilai tertentu yang jelas mempengaruhi bagaimana karyawan dan manajemen melakukan pendekatan ke pekerjaan dan orang-orang yang bekerja dengan mereka.

Selain itu, kita juga memiliki pola pikir yang mempengaruhi cara pandang kita terhadap pekerjaan. Mungkin Anda memiliki pola pikir yang menyebabkan Anda tidak adil saat Anda mengevaluasi karyawan.

Demikian pula karyawan Anda, mereka memiliki pola pikir tersendiri.Mungkin ada beberapa pola pikir karyawan yang membuat kinerja mereka kurang baik, meskipun Anda telah memberi bimbingan yang sangat baik.

Kemampuan Anda menggunakan pola pikir yang berbeda dalam membimbing dan membina karyawan, akan sangat membantu tim dan organisasi mengembangkan dan mempertahankan orang-orang terbaik.

Cobalah untuk memadukan berbagai pendekatan yang Anda miliki,termasuk pendekatan berbasis kompetensi, untuk menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing karyawan yang berpotensi untuk meningkatkankinerja.

Ingat kutipan dari teolog dan penults CS Lewis:

“Apa yang Anda lihat dan dengar bukan hanya tergantung pada tempat di mana Anda berdiri, tetapi juga tipe Anda.”

Professor psikologi Stanford Carol Dweck (dalam Buku Mindset: The New Psychology of Success) mengatakan “setiap orang memiliki satu dari dua pola pikir:

Jika Anda memiliki pola pikir tetap, Anda meyakini bahwa bakat dan kemampuan seperti batu-baik Anda memilikinya ataupun tidak. Anda akan membuktikan diri lagi dan lagi,berusaha terlihat pintar berapa pun harganya. Namun, jika Anda memiliki pola pikir pertumbuhan, Anda meyakini bahwa bakat dapat dikembangkan dan bahwa kemampuan cemerlang dapat dibangun seiring dengan berjalannya waktu.Inilah jalur peluang dan kesuksesan.

Jika Anda memiliki pola pikir yang bertumbuh, Anda mempercayai bahwa “meskipun orang mungkin berbeda di satu dan lain hal talenta dan bakat, minat, atau temperamen dasar mereka semua orang bisa berubah dan tumbuh melalui penerapan dan pengalaman.

Jika Anda memiliki pola pikir tetap, Anda tidak percaya bahwa orang berubah melalui usaha mereka, dan semakin kecil kemungkinan Anda akan dapat mengenali perubahan dalam diri orang lain.

Ketika saya pertama kali membaca Mindset:The New Psychology of Success, saya mulai berpikir tentang bagaimana pola pikir tetap dan pola pikir pertumbuhan mempengaruhi efektivitas perilaku manajer dalam proses penilaian kinerja.

Saya selalu mempertanyakan mengapa sebagian dari kita melihat orang lain dari aspek potensinya, sementara sebagian yang lain melihat dari aspek keterbatasannya.

Orang yang memiliki pola pikir pertumbuhan, akan melihat orang lain dari aspek potensinya.

Sementara itu, orang yang melihat orang lain dari aspek tetap, akan menemukan keterbatasan-keterbatasan.

Apa perbedaan antara seorang manajer dengan pola pikir tetap dan manajer dengan pola pikir pertumbuhan?

Bagaimana mereka membimbing karyawan mereka yang berpola pikir tetap dan pertumbuhan untuk meningkatkan peluang mereka untuk sukses?

Profesor Dweck memberikan tips berikut:
• Didik karyawan Anda untuk membedakan pola pikir tetap dan pola pikir pertumbuhan.
• Buat mereka menyadari bahwa talenta individu mereka hanyalah sebuah langkah awal.
• Komunikasikan bahwa Anda, sebagai manajer, menghargai
 Orientasi ke arah pertumbuhan.
 Pelajaran yang diperoleh karyawan dari kesalahan.
 Beri penghargaan terhadap kinerja tim, selain kinerjaindividual.
• Beri imbalan kepada karyawan yang mengambil risiko dan mencari peluang dan tantangan baru.

Ketika menunjukkan bahwa Anda menghargai kekuatan karyawan, Anda juga dapat mengomunikasikan bahwa kesalahan bukanlah kegagalan melainkan hanya indikasi belum berhasil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: